Wednesday, April 29, 2026

Pangku (2025)

Gambar Gerak Film

bagusss banget.

ini baru cinema. menerapkan 'show not tell' dengan baik. tidak pakai dialog penjelasan yang berisik, cukup adegan antar adegan yang dijahit dengan rapi dan dialog secukupnya, dan cerita tersampaikan dengan sangat baik.

visualnya bagus banget. bukan yang cuma sok sinematik, tapi dimanfaatkan untuk mendukung penceritaan dan pembangunan emosi.

aktingnya pun bagus-bagus. salfok sama pemeran Bayu, Gilang, dan si bapak yang cuma ngumpulin plastik. penampilan mereka mencuri  perhatian. (karena yang lain artis2 senior yang udah pasti top)

untung menang film terbaik. kalau sampai kalah bakal rusuh pokoknya. sangat layak.

 

Gambar Gerak Film

kalau mau protes, ya sedikit saja. paling beberapa dialog saja yang terasa kurang natural. ya karena kemasannya natural, jadi saat ada yang tidak natural jadi terasa off. tapi bisa diabaikan. cuma detail-detail kecil aja.

sama kurang di judulnya aja. hehe. judul pangku terlalu sederhana. bisa memakai judul yang lebih puitis.

kesimpulan. bung Reza Rahadian, anda numero uno. benar-benar tidak mengecewakan. bangga Indonesia punya anda.

lewat film ini dia menunjukkan kecintaannya dan kejeniusannya sebagai pekerja seni & film. dia berani membuat drama kehidupan begini di debutnya. bukan mengejar film populer. dan berhasil sebagus ini. respect.

ditunggu karya berikutnya.

 

Gambar Gerak Film
 

*harusnya bisa memborong piala FFI, tapi tampaknya juri berpikiran lain

Monday, April 27, 2026

Send Help (2026)

20th Century Studios

bagus. nonton lima menit langsung tertarik. langsung dikasih konflik yang bikin kita kenal dengan si MC dan musuhnya.

mirip 'triangle of life' dan 'yellowjacket'. orang cupu yang terdampar di antah berantah dan jadi berkuasa karena kemampuan survivalnya. ide ceritanya sudah tidak fresh, tetapi arah ceritanya tetap tidak ketebak. banyak banget kejutan. kita tidak tahu cerita bakal dibawa ke mana. keren sih.

akting Rachel McAdams bagus banget. sangat lepas jadi cewek gila & nyentrik. Dylan O'Brien juga bisa mengimbangi dengan baik.

suasana filmnya mirip 'the menu'. ada lucunya, ada sadisnya, bahkan ada bagian sedihnya. semakin tidak tahu semakin bagus. tidak perlu tahu sinopsis atau trailer. langsung tonton aja.

sangat suka. sangat rekomen.

 


Saturday, April 25, 2026

Legenda Kelam Malin Kundang (2025)

Rapi Films

lumayan sih. premisnya mirip film night shyamalan. mikirnya sih bakal serupa. jelek lah kalau serupa. ternyata dieksekusi dengan beda.

seorang pria hilang ingatan setelah kecelakaan. sementara itu seseorang yang mengaku ibunya datang ke rumah. apakah itu ibu aslinya dia? 

ada dua twist. cerita & clue-nya banyak difokuskan untuk twist pertama. jadi agak capek juga karena cuma dikasih misteri-misteri mulu.

dan sayangnya twist kedua sangat sedikit cluenya, jadi ada rasa tidak begitu nyambung. andai dikasih lebih banyak foreshadow gitu pasti lebih bulat jadinya. entah sekilas ingatan wujud rumah di masa lalu, atau desanya gitu. agar ketika reveal di ending terasa lengkap.

untunglah twist kedua ini lebih serius, dan feel klimaksnya dapet.

 

Rapi Films

kalau boleh protes lagi sih kurang di drama. andai dramanya lebih natural dan bagus, filmnya bakal lebih bagus. tahu kan, karena dramanya sangat standar dan cetek, jadi kita tahu bahwa filmnya cuma fokus di twist. jadi nonton cuma penasaran endingnya.

film twist yang bagus adalah yang bikin kita terlena dengan dramanya, dan baru ditampar dengan twist di akhir. film ini dramanya membosankan.

tapi keseluruhan lumayan sih. mungkin agak bosan di satu jam pertama karena cuma cerita rio dewanto kebingungan. tapi setelah ending lumayan terbayar rasa penasaran kita.



Friday, April 24, 2026

Left Handed Girl (2025)

Cinema Inutile

awalnya terasa lambat dan tidak peduli dengan karakternya. setelah tamat menjadi sangat peduli dengan mereka

film yang gelap. meski cuma masalah sehari-hari tapi terasa sangat berat disimak. ada rasa tidak tega menontonnya. 

suka dengan para karakternya yang realistis. juga hubungan antar karakternya yang natural.

paling suka karakter Johnny. cowok miskin tapi menyenangkan dan membuat kita merasa aman.

 

Cinema Inutile

slice of life tentang hubungan ibu-anak perempuan, juga budaya keluarga besar Asia. yang seringnya, ketika kita sedang ada masalah, keluarga besar malah membuatnya menjadi lebih berat karena sulitnya saling memahami.

buat yang merasa hidup sedang banyak masalah. sedang di titik di mana tidak semangat dengan hidup. merasa segalanya salah. sangat rekomen nonton ini.

tidak harus selalu membereskan masalah. tetapi bisa menerimanya, menghadapinya dan tetap menjalani hidup, itu juga hal yang baik.

 


Thursday, April 23, 2026

Zootopia 2 (2025)

Disney

bagus

cerita penyelidikan detektif. menguak konspirasi dalam kota. ada twist. misterinya asik. ringan tapi dikemas seperti film detektif. kita diajak si judy mengumpulkan petunjuk dan merangkainya di akhir.

tidak paham kenapa bisa laris. ini bukan kritikan ya, tapi benar-benar ungkapan heran. maksudnya, ini film berat lho. ada politik dan ngajak berpikir. banyak ngobrolnya. bukan film animasi ringan yang bisa dinikmati semua umur. tapi heran bisa sangat sukses.

 

Disney

ya mungkin anak-anak senang melihat hewan2 sih. kalau aksi dan animasinya emang seru. bahkan konflik terakhirnya juga tegang. konflik yang sampai di ujung tanduk bikin kita berpikir, wah kira2 bakal gimana cara mereka selamat...??? padahal ini cuma disney, tapi bisa setegang itu. dan penyelesaian masalahnya bagus.

lupa referensi apa aja yang muncul. cuma ketemu soal the shining. di film pertama banyak kali referensi.

sangat rekomen. meski awal2 agak boring karena banyak ngobrol.

 


Wednesday, April 22, 2026

Sewu Dino (2025)

MD Pictures


Lumayan. nonton malam-malam agak takut. dramanya tidak sebagus KKN Desa Penari atau Pabrik Gula, tetapi ada detail-detail soal ritual dan konfliknya lumayan menarik.

agak lupa cerita orinya. kayaknya agak beda sih. di cerita asli sepertinya cuma Sri yang menunggu, di film ada karakter tambahan. maaf kalau salah, sudah lupa. waktu baca ceritanya tidak begitu paham, setelah nonton filmnya jadi paham.

untuk teknis, akting dan lain-lain, ya biasa saja. tidak bagus-bagus amat, tetapi berhasil menuturkan cerita dengan baik. paling bagus visualnya. seting di tengah hutan banyak pohon dan kayu dan tanah.

okelah. lumayan buat hiburan. 

 

**


Thursday, April 16, 2026

Dopamin (2025)

StarVision Plus

nonton ini berhari-hari tidak kelar. cuma kuat dicicil buat teman makan. mencoba menghabiskan setengah jam terakhir pun rasanya tersiksa, masih harus sambil buka hp biar gak terlalu ngantuk. cuma penasaran apakah endingnya ada sesuatu. ternyata biasa juga.

konfliknya terlalu fiktif, jadi sulit buat tegang. karena para karakternya bertindak dengan bodoh. akting karakternya terlalu dibuat-buat. dialognya terlalu banyak menjelaskan, menganggap penonton bodoh, kesalahan yang sering terjadi di film indonesia. semua itu bisa dimaklumi jika ini film komedi. tapi gak ada yang bisa bikin ketawa juga.

 

StarVision Plus

contoh ketika si villain muncul. penggambarannya dibuat seolah dia mengintimidasi, dengan bicara dipanjang-panjangkan. tetapi malah jadi fail. ya masak orang jahat datang pakai perkenalan, "kamu tahu siapa saya? saya adalah suruhan si anu. dia bos besar yang berbahaya." wahahaha

coba lihat mike atau si kembar di breaking bad universe. apa mereka datang pakai perkenalan? tidak. mereka langsung bertindak bahkan tanpa bicara. mereka tidak bilang suruhan siapa, atau mereka siapa. langsung datang dan bilang butuhnya apa. kalau dipersulit langsung bunuh.

premis film ini mirip 'no country for old men'. tapi lihat si pemburu (anton) di no country tersebut. dia tidak perkenalan. dia tidak bilang ke penonton dia siapa. si mc juga tidak tahu dia siapa. cukup ditunjukkan adegan dia bunuh orang. dan ketika dia mengejar si mc, langsung jadi horor. penonton sudah tahu dia seram! karena ada adegan dia membunuh orang! itulah the power 'show not tell'.

 lalu ada lagi dialog, "wah nyawa bisa melayang kalau urusan sama bandar narkoba". itu dialog yang tidak perlu! lagi-lagi, cukup tunjukkan saja. lagian penonton juga sudah tahu hal sestandar itu. jangan menganggap penonton bodoh.

 

StarVision Plus

konfliknya juga terlalu mengada-ada. lebih masuk akal jika mereka pindah terus tahu-tahu didatangi si pemburu. lagian mereka cuma ngontrak. setelah nemu uang sebanyak itu dan memotong2 orang ya lebih masuk akal jika pergi tanpa jejak. ganti mobil, ganti model rambut, dll. kecuali jika dia tinggal di rumah peninggalan ortunya, jadi ada motivasi buat menetap.

dan ngapain balik lagi ngecek lokasi mayat & mobil. 

karakter lain dinerf. si penjahat, para polisi. semua dibuat jadi bodoh didepan si mc. gampang banget ditipu. 

untungnya film cuma 90 menit.

kesimpulan. konflik & cerita mungkin bisa dimaklumi. namanya juga film. tapi andai dialognya lebih padat dan banyakin penceritaan visual, ini bisa jadi film yang bagus.

masih heran kenapa banyak film indonesia yang penceritaannya masih menganggap penonton bodoh dan menjelaskan semuanya. dan kenapa produser atau sutradara profesional bisa meloloskan film seperti itu.

 

**

 

Tuesday, April 7, 2026

One Battle After Another (2025)

Warner Bros.

Kekurangan film ini yang bikin tersendat nonton di awal adalah cast Teyana Taylor. Maaf, bukan karena aktingnya jelek, tapi dia bukan tipe yang bisa langsung menarik simpati penonton. Andai karakternya diperankan Zoe Saldana atau Lupita Nyongo'o gitu, pasti bisa menarik sejak awal.

Saya pun menyerah nonton bagian awal. Dan baru lanjut setelah gabut, dan ternyata jadi bagus banget setelah time skip.

 

Warner Bros.

BTW buat yang juga tersendat, kisah Teyana, Sean Penn, dan Leo di awal itu cuma intro aja. Cerita setelah itu adalah Leo udah pensiun dan hidup damai, dan di tengah kedamaiannya itulah Sean Penn tahu-tahu muncul kembali memburu dia. Jadilah film yang full kejar-kejaran tegang dan lucu.

Makanya, andai di awal itu karakter Perfidia diganti dengan cast yang lebih familiar, pasti jadi lebih gampang dinikmati. Seperti Mahersala Ali di 'Moonlight', yang cuma tampil di awal saja tapi bisa menjadi penyegar.

 

Warner Bros.

Setelah lama cuma nonton drakor dan film ringan, dan kembali nonton drama berat begini, langsung kebanting. Akting sekelas Leo, Sean Penn, emang peak, gila banget lah. Meski dengan kontroversinya, akting aktor Hollywood tetap menjadi puncak tertinggi. Gak perlu musik pendukung dan visual estetik. Cuma lewat ekspresi dan dialog aja langsung kerasa emosinya ke penonton. Mereka tidak terlihat sedang berakting.

 

Warner Bros.

Yang mencuri perhatian si Chase Infiniti sih. Keren banget gadis muda bisa ngimbangi Leo & Sean Penn.

Salah satu film terbaik. Wajib nonton buat yang suka film dengan akting, gambar dan emosi yang raw.

 

**