Thursday, June 26, 2025

Bikeman (2018)

GSCinemas

 Tidak menyangka bagus juga filmnya. Banyak adegan yang dipaksakan atau lelucon garing, tapi tetap menghibur. Ceritanya tentang Sakkarin, pemuda yang punya mimpi jadi bankir, namun ternyata cuma bisa jadi tukang ojek.

Aktingnya cenderung seadanya--kecuali si Sakkarin--tapi para karakternya lucu-lucu.

Ada beberapa adegan yang sangat bagus. Termasuk adegan Jai, si karakter cewek, yang memberikan perhatian kepada Sakkarin. Jadi sadar kenapa cowok jarang suka drakor, ya karena jarang banget drakor punya karakter seperti si Jai ini--yang aktif memberikan perhatian ke cowok.

 

GSCinemas

Selain itu ada juga pesan tentang kejujuran dan kasih sayang orangtua yang berhasil bikin mata mbrambangi. 

Jadi ini seperti film gaje di awal tapi menjelang akhir akan menjadi serius dan punya pesan.

Sayangnya sih ada bagian di ending kurang sreg. Meski itu bagian yang masuk akal dan bisa diterima, tapi jadi ada kesan ceritanya berat sebelah. Salah satu karakter berkorban lebih banyak dibanding karakter lain.

Rekomen untuk hiburan buat yang ingin ketawa.

 

 

Wednesday, June 25, 2025

A Minecraft Movie (2025)

Warner Bros.

 Sebenarnya tidak sejelek itu. Ceritanya memang biasa aja, cenderung membosankan, tapi memang ini hanya film receh buat ditonton tanpa banyak mikir.

Lagipula karakternya oke-oke. Pemerannya bagus-bagus. Ada Jack Black, Jason Momoa, Emma Myers, dan beberapa aktor yang lumayan masuk akting lucunya. CGI-nya juga bagus. Entah kenapa beberapa adegannya bikin ingat sama The Lord of the Rings. Bahkan ada satu guyonan yang nyebut Frodo juga, tapi waktu lari-lari di tebing dan perang langsung ingat sama LotR.

 

Warner Bros.

Belum pernah main Minecraft, jadi tidak begitu paham dengan referensinya. Tapi sekilas semuanya dibuat sangat mirip dengan gamenya--karena semua karakternya berbentuk kubus. Ceritanya tentang Steve yang menemukan kubus yang membuatnya bisa membuka portal ke dunia Overworld, dan harus melawan para babi yang ingin menguasai dunia.

Filmnya punya potensi menjadi film petualangan yang seru, sayangnya memang terasa kurang panjang petualangannya. Lebih banyak komedinya. Namun begitu tetap ada pesan tentang kreatifitas yang sesuai dengan gamenya.

Walau bosan dengan ceritanya tapi tetap terhibur oleh para karakternya dan visual efeknya. Oke buat sekadar mengisi waktu atau teman bermalas-malasan.

 

Wednesday, June 18, 2025

Final Destination Bloodlines (2025)


Warner Bros.

Bisa menjadi film yang sangat seram, tapi sayangnya--atau untungnya--dikemasnya sangat fiktif jadi tidak begitu seram. Masih berpikir seri terseram adalah film pertama (dan kedua mungkin), karena kematiannya diperlihatkan seadanya saja, tidak begitu spektakuler. Jadi sangat relate dengan kehidupan sehari-hari dan bikin takut. Semakin baru adegan-adegannya jadi seperti film superhero yang banyak melibatkan CGI sehingga jadi tidak begitu seram. Belum lagi tubuh manusianya yang diperlihatkan seperti pepaya yang sangat empuk dan langsung bececeran dengan darah muncrat ke mana-mana. Padahal kalau dibikin biasa saja, sekedar make up luka atau terpotong, dengan darah sedikit saja, pasti jadi lebih menyeramkan. Mungkin memang sengaja, agar tidak begitu trauma. Karena jujur saja adegan kecelakaan-kecelakaannya emang berhasil bikin tegang.

Di seri awal, sang kematian tampak menyembunyikan diri dan menyebabkan kecelakaan-kecelakaan kecil. Di seri ini, sang kematian tampak terang-terangan. Bahkan sampai merobohkan gedung dan membuat kecelakaan kereta hanya untuk menghabisi segelintir orang. Mulai di seri 4 sih yang seperti itu.

Di luar dugaan ceritanya cukup oke. Tidak hanya mengulang plot seri-seri sebelumnya. Kali ini ada perkembangan cerita dan hubungan dengan seri-seri sebelumnya. Kreatif sih bagaimana bisa membuat tambalan cerita yang cukup menyatu. Tidak terkesan asal bikin.

Sesuai judul, Dikejar Maut Nasab, kali ini sang kematian memburu sebuah keluarga karena ternyata nenek mereka berhasil selamat hingga punya banyak keturunan. 

Buat yang takut nonton. Ini film tidak seseram itu kok. Banyak adegan kematiannya pakai CGI jadi tidak terlihat begitu nyata. Penyebabnya juga kadang konyol. Hanya terjadi di dunia film. Meski horor-gore, tapi masih dikemas secara entertain alias buat seru-seruan. 

Rekomended buat hiburan dan ditonton rame-rame. 

❖ 

Sunday, June 15, 2025

Sinners (2025)

Warner Bros.

 Bagus sih. Mirip The Accountant 2 yang dibahas sebelumnya. Ini film horor tapi banyak bagian dramanya. Yang nyari film murni horor mungkin akan bosan, karena separuh bagian depan adalah drama kehidupan para karakternya. Yang sudah terbiasa sama film drama akan menikmatinya.

Ceritanya juga unik. Arahnya tidak ketebak dan ada kejutan-kejutan kecil. Setingnya cuma satu malam, menceritakan sepasang saudara kembar yang ingin membuka sebuah klub blues untuk komunitas kulit hitam.

Sangat suka dengan penampilan Michael B. Jordan. Aura jagoan dan cadasnya gak bohong. Dan Hailee Steinfeld cakep bangettt. Pangling kayak pernah lihat, ternyata yang main di Bumblebee.

Visual dan lain-lainnya cakep sih.Untuk ukuran film horor, ini film yang sangat bagus penggarapan visualnya. Kemasannya juga tidak begitu serius. Ada banyak hal-hal lucu ditampilkan saat adegan penyerangan vampir. Termasuk film yang suasananya berubah di tengah jalan. Awalan adalah drama, tapi separuh belakang adalah aksi, gore, yang dikemas agak lucu.

Jadi, ya, film unik yang rekomended buat ditonton.

Bahkan trailernya pun sangat menipu.


Tuesday, June 10, 2025

The Accountant 2 (2025)

Amazon MGM Studios

Film aksi tapi memiliki drama dan storytelling yang oke. Tidak boleh berekspektasi langsung bag big bug. Bahkan perkenalan karakternya pun seperti film drama. Bagus dan tidak membosankan. Entah kenapa bikin ingat sama Jujutsu Kaisen. Karena ada adegan off screen untuk memperlihatkan jagonya sang karakter. Tahu-tahu musuh udah geletakan aja di lantai.

Suka dengan ketiga karakternya. Paling mencuri perhatian si Braxton (Jon Bernthal). Hubungan kakak-adik antara dia dan Christian (Ben Affleck) digambarkan dengan baik. Ada inside jokes dan keusilan Braxton yang memperlihatkan akrabnya mereka sebagai kakak-adik. Karakter ceweknya juga suka. Meski agak annoying tapi itu masuk akal karena dia hanya berusaha menaati hukum.

Bisa dibilang ini drama-aksi. Tidak seperti John Wick. Lebih mirip Sicario dan semacamnya. Ada cerita yang cukup kompleks, twist, kedalaman karakter, dan adegan aksi yang sangat bagus dan tegang.

Yang suka drama kriminal atau gangster akan suka dengan film ini. Tapi yang mencari film aksi bag big bug dengan cerita ringan mungkin akan bosan karena banyak ngobrolnya.

Saya sudah lupa dengan film pertama. Rasanya tidak begitu menikmati juga, cuma suka Ben Affleck. Menurut saya yang kedua ini lebih bagus. Drama, akting, dan penceritaannya lebih bagus. Adegan aksinya meski dikit tapi sangat detail. Saat nembakin senjata, ekspresinya, ledakannya, terasa dekat, jadi mantap dan memuaskan dilihat.


❖