Thursday, June 25, 2026

Suspect X (2008)

Fuji TV

 

sutradara: Hiroshi Nishitani

penulis: Yasushi Fukada, Keigo Higashino

pemeran: Masaharu Fukuyama, Ko Shibasaki, Kazuki Kitamura, Shinichi Tsutsumi, Yasuko Matsuyuki

genre: drama, kriminal

produksi: Cine Bazar, Fuji TV 

 

ternyata bagus. bukan yang terlihat murahan dan asal, karena biasanya film Jepang begitu. bahkan ada vibe mirip drama klasik macam Memories of Murder. dramanya kental, ceritanya dituturkan dengan kalem. tidak jedar-jeder macam film kriminal india.

tidak pakai adegan kebetulan dan lolos di saat kepepet untuk menunjukkan kejeniusan para karakternya. mereka cuma ngobrol-ngobrol aja tapi terlihat kejeniusannya. 

jadi seperti nonton drama kehidupan tapi ada kasus pembunuhan di dalamnya.

 

Fuji TV

premisnya mirip Death Note. detektif dan penjahatnya sudah diperlihatkan, tetapi si detektif belum bisa membuktikan karena alibi si pelaku yang begitu sempurna. jadilah pertarungan jenius vs jenius.

twistnya bukan cuma di kasusnya. tapi juga di arah ceritanya gak ketebak. salah satu twist yang sulit ditebak. padahal petunjuk di depan mata, tapi kita tetap tidak terpikir ke sana. pantas ceritanya begitu terkenal.

karena drama, jadi para karakternya memiliki kedalaman, sehingga kita bisa relate dengan si detektif maupun si pelaku dan memahami emosi mereka. malah jadi suka sama karakter si pelaku.

 

Fuji TV

sebenarnya pingin beli bukunya, tapi masih maju mundur, akhirnya nyoba filmnya. 

dan akhirnya mengerti kenapa pada suka Keigo. saya pun suka dengan cerita kriminal macam ini. yang dibalut secara drama kehidupan. yang para karakternya terasa sebagai manusia hidup. bukan sekedar karakter tipis yang ditulis cuma demi teka-teki.

salah satu cerita kriminal terbaik dan beda dari yang lain. jelas suatu saat nanti pasti akan beli bukunya.

 


Wednesday, June 10, 2026

Alas Roban (2026)

Unlimited Production

sutradara: Hadrah Daeng Ratu

penulis: Evelyn Aflnilia

pemain: Michelle Ziudith, Rio Dewanto, Ariqa Fakhirah Shakila, Taskya Namya, Imelda Therinne

genre: horor, supranatural, drama, misteri

produksi: Unlimited Production, Narasi Semesta, Legacy Pictures

 

akhirnya nonton film kulo meminto, eh, Alas Roban.

btw filmnya lumayan bagus. punya klimaks, konklusi, dan cerita basic dengan pesan yang kuat.

saya malah lebih menghargai film seperti ini. yang mengambil gambar asli, pakai ritual-ritual, dan ada landasan cerita. sehingga film itu memiliki sistem yang berjalan.

meski ceritanya gaib, tapi ada cara kerjanya gitu lho. film ini berusaha dengan cukup baik untuk membangun adegan ritual yang terasa nyata. ya, meski ada kulo meminto, yang awalnya saya kira cuma kesalahan editing, tapi ternyata kok diulang lagi... intinya sih filmnya tidak malas dalam membangun cerita.

 

Unlimited Production

karena ada film horor populer, tetapi ketika ritual cuma menyulut lilin di ruang tamu, dan matranya cuma 'datanglah, datanglah...' eh dan datang dong hantunya. kelihatan banget malasnya membuat adegan. bahkan bikin mantranya saja malas.

lebih suka film2 seperti alas roban ini, atau simpleman universe, dan film horor serupa yang berdasarkan cerita-cerita rakyat. yang ketika visual hantunya atau jumpscarenya dihilangkan, filmnya akan tetap bagus karena punya cerita. dan segala hal gaibnya bisa dipercayai.

oh sampai ke tengah hutan, sampai bawa sesajen, pakai mantra dan ritual.... kalau cuma nyalain lilin dan si hantu tahu2 datang ya sulit mau percaya...

 

Unlimited Production

kekurangan Alas Roban, ya jelas hal-hal teknis itu tadi, tetapi karena saya lebih fokus ke cerita, jadi bisa memaklumi. bahkan ketika ada CGI yang dipaksakan (untungnya bukan CGI hantu seram), atau adegan2 dan akting yang kaku, bisa dimaafkan...

kesimpulan. film yang menghibur meski dengan kekurangan teknis. rekomen buat mengisi waktu.

 

 

Friday, June 5, 2026

Hokum (2026)

Imagenation Abu Dhabi FZ

director: Damian McCarthy

writer: Damian McCarthy

cast: Adam Scott, Peter Coonan, David Wilmot, Florence Ordesh

genre: horror, mystery, crime, drama

prod. company:  Imagenation Abu Dhabi FZ


misteri, kriminal, dengan bumbu gaib.

filmnya mirip game teka-teki. terjebak di dalam kamar yang ada penunggunya, dan si MC berusaha mencari jalan keluar.

keseluruhan ceritanya seru dan bikin penasaran. karakternya juga bagus. MC nya seorang penulis dan pintar, memikirkan segalanya secara logis. film horor yang memiliki cerita yang rapi dan menarik. tidak berusaha untuk terlihat menyeramkan, namun fokus menceritakan misteri dan teka-teki.


Imagenation Abu Dhabi FZ

jumpscare ada beberapa dan cukup berhasil. tidak ada hantu-hantu seram. ya cuma ngagetin aja karena muncul tiba-tiba di depan layar. juga adegan gelap-gelapan yang bikin deg-degan.

kekurangan ada pada visualnya. gambarnya monoton, selalu shot di tengah, jauh dan seimbang. gambar-gambarnya terlalu rapi, bersih, dan jauh untuk ukuran film misteri/horor. andai pengambilan gambar ini berhasil, filmnya bakal seperti film David Lynch. tetapi karena kurang berhasil jadi terkesan hambar.

 

Imagenation Abu Dhabi FZ

untungnya ceritanya menarik. dialognya juga enak. jadi tetap menghibur.

kesimpulan. lumayan sih. saya suka ceritanya, tapi tidak suka penggarapan visualnya. rekomen buat yang suka drama-horor-misteri.

 


Saturday, May 30, 2026

Petaka Gunung Gede (2025)

StarVision Plus

 

sutradara: Azhar Kinoi Lubis

penulis: Upi Avianto, Maya Azka

pemain: Arla Ailani, Adzana Ashel, Endy Arfian

genre: drama, horor, petualangan

produksi: StarVision Plus

 

kisah horor dengan inti persahabatan. kisah persahabatannya lumayan bikin terharu. akting si Maya paling bagus.

Maya dan Ita ikut mendaki. namun gangguan demi gangguan muncul sebelum dan selama pendakian.

 

StarVision Plus

adegan pendakiannya bagus. mengambil gambar langsung di lokasi. serasa ikut mendaki dan melihat pemandangan. andai ada film pendakian yang digarap seperti ini. jangan bilang '5 cm'. 5 cm malah kurang realistis karena ada adegan yang tidak masuk akal. di film ini masuk akal. cuma jalan2 dan melihat pemandangan & ketemu penampakan. tanpa dramatisasi berlebihan.

cerita horornya bagus. tanpa jumpscare, fokus ke misteri dan penampakan di gunung yang relate dengan kejadian nyata.

 

StarVision Plus

kekurangannya. paling akan dikritik soal akting dan teknis-teknis lain. kalau itu diabaikan dan fokus ke cerita, bisa jadi tontonan yang menghibur.

kalau dari saya cuma merasa kurang di adegan berdarah-darahnya. bukan kurang sadis, tapi karena pakai berdarah2 malah jadi terlihat kurang nyata. lalu klip wawancara di kredit yang malah disandingkan dengan adegan film. padahal mah gak usah ditampilkan adegan filmnya. biar sakral. malah jadi kek siaran bola atau drakor, ada highlightnya.

keseluruhan, oke sih buat hiburan.

 

 

Saturday, May 23, 2026

Konosuba!: God's Blessing on This Wonderful World! - Legend of Crimson (2019)

Kadokawa


sutradara: Takaomi Kanasaki

penulis: Natsume Akatsuki, Kurone Mishima, Makoto Uezu

pemain: Jun Fukushima, Sora Amamiya, Rie Takahashi, Ai Kayano

genre: action, adventure, comedy, fantasy

perusahaan produksi: Kadokawa, J. C. Staff


movie dari serial Konosuba. karena mendapat surat bahwa desanya diserang pasukan demon king, Kazuma dan kawan2 datang ke kampung halaman Megumin untuk menyelamatkan.

edisi movie dari sebuah serial terkadang terasa beda, entah dari cerita maupun style directingnya. tapi Konosuba ini sangat persis dengan serialnya. jadi benar-benar kerasa sebagai satu episode yang panjang.

kocaknya, mesumnya, karakterisasinya, masih sama.

 

Kadokawa

tidak cuma menjual hal lucu, tetapi ada ceritanya juga. akan ada beberapa rahasia yang terungkap, dan tentu saja, meski mengejutkan tapi tetap kocak.

konflik dan peperangannya juga seru. memang dibikin lucu-lucuan, tetapi di ending bisa tegang dan sangat heroik. efek visual juga tidak main-main.

apakah nyambung dengan serial? ya, nyambung. karena ada karakter2 dan peristiwa dari serialnya yang terhubung dengan cerita. jadi memang lebih baik nonton serialnya dulu.

 

Kadokawa

buat penonton baru yang belum pernah nonton ya tetap bisa menikmati sih. mungkin cuma bingung sama latar belakang dan hubungan antar karakternya. tapi yang terpenting paham garis besarnya; Kazuma adalah cowok pecundang yang mati di dunia nyata dan reinkarnasi di dunia petualang. tiga cewek lain adalah rekan satu party-nya. mereka harusnya bertualang mengalahkan raja iblis, tetapi malah cuma senang-senang saja di kota permulaan.

 

Kadokawa

dan buat yang belum tahu. premis ini pun sudah lucu. karena ini parodi dari pakem banyak anime isekai (mc ke dunia lain), yang biasanya pakemnya si cowok menjadi kuat dan dikelilingi cewek2 cakep. sedang Kazuma di sini sangat lemah, dia cuma sangat beruntung dan punya otak culas.



kesimpulan, bagus banget dan sangat menghibur.

kocak, mesum, tapi endingnya heroik & menyentuh. jadi meski sebagian besar adalah guyonan dan ada sarunya, tetapi tema utama adalah persahabatan.



Kadokawa

 

Monday, May 18, 2026

Perfect Crown (TV Mini Series 2026)

MBC / Disney+

 

sutradara: Park Joon-hwa

penulis: Yoo A In, Yoo Ji-won

cast: IU (Lee Ji-eun), Byeon Woo-seok, Steve Sanghyun Noh, Gong Seung-yeon, Yoo-Su-bin, Lee Yeon

genre: comedy, drama, romance

prod. companies: MBC 


iseng nonton karena ada IU, ternyata lumayan. ceritanya lucu. paling males nonton drakor cowok tajir jatuh cinta ke cewek sederhana. terus bucin kek gak ada kerjaan. perfect crown ternyata tidak seperti itu.

premisnya dibalik. ceweknya yang ngejar2 cowoknya. cowoknya pun bukan yang tahu2 bucin. dia bisa berpikir dan menjaga sikapnya sebagai pangeran. ceweknya juga bukan cewek lemah yang sempurna & baik hati. tapi cewek pembuat masalah dan berani malu.

jadi imbang gitu loh. dia mau pangeran tapi dia berusaha. bukan yg tahu-tahu didatangi pangeran gara2 cantik & menderita.

MBC / Disney+

ceritanya ada cinta segitiga, tapi kisah rebutannya tidak lebay. karakter cowoknya sama2 menjaga wibawa dan bermain dgn sopan. 

selain itu ada juga bumbu politik mama ratu vs pangeran. dan konfliknya pun oke. dialog2nya, dunia dalam istana, tampak believeable.

aktingnya bagus-bagus. pangeran, ratu, tokoh politik, bos besar, kelihatan auranya gitu. jadi suka sama si Byeon Woo-seok, cocok banget dia jadi pangeran. karakter pembantu pun bagus-bagus. intinya hubungan antar karakternya hidup, jadi seru ditonton.

MBC / Disney+


dan yang terpenting ini drakor tahu tempatnya. dia tidak terlihat sok pintar atau sok nyeni, tapi fokus pada penyajian cerita. konfliknya tidak dibuat sok rumit. semuanya sederhana tapi disajikan dengan baik. lucunya juga tidak berlebihan. cuma sekali-sekali buat penyegar suasana.

sejak awal ini adalah romcom ringan. dari visualnya pun sudah kelihatan, ini tidak dibikin gelap dan realistis seperti WLGYT atau My Mister. dan sebagai drama ringan, Perfect Crown memberikan sesuatu yang lebih. yaitu konflik politik yang tegang.

jika ada yang kurang, kurang greget di endingnya aja. terlalu panjang durasi epilognya. andai episode terakhir dibuat konflik panjang, dan menyisakan lebih sedikit saja buat epilog, mungkin bakal lebih berkesan. 

MBC / Disney+

ya ada sih kekurangan lain juga, yang bikin gatel, ah harusnya begini, harusnya begitu. tetapi kembali lagi, sejak awal ini adalah drama romcom ringan. yang ditonton buat santai aja.

jadi buat yang menilai kurang ini kurang itu, kayaknya ketinggian ekspektasi. saya bisa menikmati karena sejak awal sudah berpikir ini adalah drama yg dibuat untuk having fun, bukan untuk dipuji kritikus.

jika badai kritik sudah reda, orang akan nonton drama ini lagi. karena ini drama mainstream menghibur yang sejati.

 


Thursday, May 14, 2026

Project Hail Mary (2026)

Amazon MGM Studios

 

Sutradara: Phil Lord, Christopher Miller

Penulis: Drew Goddard, Andy Weir

Cast: Ryan Gosling, Sandra Huller, James Ortiz, Lionel Boyce

Genre: Adventure, Comedy, Drama, Scifi,

Prod. Company: Amazon MGM Studios 


Scifi tapi heartwarming, dengan kemasan komedi dan fokus ke hubungan emosional antara manusia dan alien. Manusia dengan manusia juga.

sebuah parasit memakan matahari. umat manusia diambang kepunahan. Dr. Grace terpilih menjadi salah satu ilmuwan yang dikirim untuk misi mendatangi bintang terdekat demi keselamatan umat manusia. 

akting para pemainnya top. penceritaan jago. alurnya maju mundur ada flashback. ini film yang memakai premis kuno, MC-nya hilang ingatan, tapi bisa diceritakan dengan baik tanpa terlihat klise. karena karakternya lucu dan pintar. suka banget sama Ryan Gosling.

visualnya cakep. adegan aksi luar angkasa bukan menjadi jualan utama, tapi tetap bagus. indah banget pemandangannya.

 

Amazon MGM Studios

sebelum ini sudah dengar yang membandingkan dengan Interstellar, hmm... mereka dua film yang berbeda. Interstellar lebih fokus ke scifi-fantasy, sedang PHM fokus ke scifi-drama. Interstellar adalah film yang tegang dan keren, PHM adalah film yang lembut, indah, sentimentil.

sejujurnya, film ini lebih menghibur dan lebih mudah dinikmati. karena tidak berusaha terlihat canggih seperti Interstellar. dan jika dibandingkan dengan The Martian, karya penulis yang sama, lebih menghibur PHM juga. ini film unik dan segar lah.

jika ingin menikmati, jangan berharap film kaya Interstellar. lebih seperti film Disney atau PIXAR yang menitikberatkan pada persahabatan dan keberanian, tapi dikemas dengan lebih dewasa dan deep.

malahan, bisa dibilang, ini bukan film segmented buat penggemar scifi, tapi untuk penonton film secara umum.

salah satu film terbaik tahun ini. wajib nonton.

 

 ❖

 

Wednesday, May 6, 2026

Janur Ireng (2025)

MD Pictures

sutradara: Kimo Stamboel

penulis: Khalid Kashogi, SimpleMan, Kimo Stamboel

cast: Tora Sudiro, Marthino Lio, Rio Dewanto, Nyimas Ratu Rafa, Masayu Anastasia, Karina Suwandhi

genre: supernatural horror, horror, thriller

prod. company: MD Pictures

**

bagus.

masih seirama dengan Sewu Dino, dramanya biasa aja, tapi horor ritualnya oke. cukup tegang waktu adegan nyembelih. ceceran darahnya terasa nyata. ceritanya juga bikin penasaran dengan apa yang terjadi.

tapi nonton ini harus dengan kesadaran bahwa ini film dibuat untuk menghibur, jadi memang banyak adegan visualisasi yang tidak realistis. contohnya ketika kena santet. kalau dibikin realistis dan cuma badan menghitam terus mati, jadi serem. tapi di film pakai adegan terbang-terbang dan mengamuk seperti zombie.

untungnya adegan tidak realistis tersebut cocok dengan style filmnya. tidak terasa off atau mengganggu.

 

MD Pictures


aktingnya oke standar. cukup menggambarkan adegan dan emosi para karakternya. paling bagus akting Tora Sudiro. dia tidak perlu banyak berusaha untuk tampil sebagai karakter yang menjulang dan punya kuasa.

para Trah Pitu juga oke. bukan yang gimana-gimana, tapi cukup menggambarkan karakter para juragan jahat. 

keseluruhan, film yang oke sebagai hiburan. meski saya lebih suka yang dikemas secara drama seperti Pabrik Gula atau KKN di Desa Penari.


 

Friday, May 1, 2026

Hoppers (2026)

Disney

bagus. pixar kembali seperti dulu. cerita persahabatan manusia dan hewan. perang kerajaan hewan melawan manusia. dengan pesan tentang perusakan lingkungan. cocok buat pecinta binatang dan alam.

premisnya mirip Avatar, tapi dikemas dengan komedi dan lebih kental kekeluargaannya. jadi banyak adegan heartwarming dan mengharukan. tentu karena karakter hewan-hewannya.

kualitas gambar jangan ditanya. sudah jelas bagus banget. 

pixar terbaik setelah sekian lama. terasa lagi magic-nya.

 

Disney



Wednesday, April 29, 2026

Pangku (2025)

Gambar Gerak Film

bagusss banget.

ini baru cinema. menerapkan 'show not tell' dengan baik. tidak pakai dialog penjelasan yang berisik, cukup adegan antar adegan yang dijahit dengan rapi dan dialog secukupnya, dan cerita tersampaikan dengan sangat baik.

visualnya bagus banget. bukan yang cuma sok sinematik, tapi dimanfaatkan untuk mendukung penceritaan dan pembangunan emosi.

aktingnya pun bagus-bagus. salfok sama pemeran Bayu, Gilang, dan si bapak yang cuma ngumpulin plastik. penampilan mereka mencuri  perhatian. (karena yang lain artis2 senior yang udah pasti top)

untung menang film terbaik. kalau sampai kalah bakal rusuh pokoknya. sangat layak.

 

Gambar Gerak Film

kalau mau protes, ya sedikit saja. paling beberapa dialog saja yang terasa kurang natural. ya karena kemasannya natural, jadi saat ada yang tidak natural jadi terasa off. tapi bisa diabaikan. cuma detail-detail kecil aja.

sama kurang di judulnya aja. hehe. judul pangku terlalu sederhana. bisa memakai judul yang lebih puitis.

kesimpulan. bung Reza Rahadian, anda numero uno. benar-benar tidak mengecewakan. bangga Indonesia punya anda.

lewat film ini dia menunjukkan kecintaannya dan kejeniusannya sebagai pekerja seni & film. dia berani membuat drama kehidupan begini di debutnya. bukan mengejar film populer. dan berhasil sebagus ini. respect.

ditunggu karya berikutnya.

 

Gambar Gerak Film
 

*harusnya bisa memborong piala FFI, tapi tampaknya juri berpikiran lain

Monday, April 27, 2026

Send Help (2026)

20th Century Studios

bagus. nonton lima menit langsung tertarik. langsung dikasih konflik yang bikin kita kenal dengan si MC dan musuhnya.

mirip 'triangle of life' dan 'yellowjacket'. orang cupu yang terdampar di antah berantah dan jadi berkuasa karena kemampuan survivalnya. ide ceritanya sudah tidak fresh, tetapi arah ceritanya tetap tidak ketebak. banyak banget kejutan. kita tidak tahu cerita bakal dibawa ke mana. keren sih.

akting Rachel McAdams bagus banget. sangat lepas jadi cewek gila & nyentrik. Dylan O'Brien juga bisa mengimbangi dengan baik.

suasana filmnya mirip 'the menu'. ada lucunya, ada sadisnya, bahkan ada bagian sedihnya. semakin tidak tahu semakin bagus. tidak perlu tahu sinopsis atau trailer. langsung tonton aja.

sangat suka. sangat rekomen.

 


Saturday, April 25, 2026

Legenda Kelam Malin Kundang (2025)

Rapi Films

lumayan sih. premisnya mirip film night shyamalan. mikirnya sih bakal serupa. jelek lah kalau serupa. ternyata dieksekusi dengan beda.

seorang pria hilang ingatan setelah kecelakaan. sementara itu seseorang yang mengaku ibunya datang ke rumah. apakah itu ibu aslinya dia? 

ada dua twist. cerita & clue-nya banyak difokuskan untuk twist pertama. jadi agak capek juga karena cuma dikasih misteri-misteri mulu.

dan sayangnya twist kedua sangat sedikit cluenya, jadi ada rasa tidak begitu nyambung. andai dikasih lebih banyak foreshadow gitu pasti lebih bulat jadinya. entah sekilas ingatan wujud rumah di masa lalu, atau desanya gitu. agar ketika reveal di ending terasa lengkap.

untunglah twist kedua ini lebih serius, dan feel klimaksnya dapet.

 

Rapi Films

kalau boleh protes lagi sih kurang di drama. andai dramanya lebih natural dan bagus, filmnya bakal lebih bagus. tahu kan, karena dramanya sangat standar dan cetek, jadi kita tahu bahwa filmnya cuma fokus di twist. jadi nonton cuma penasaran endingnya.

film twist yang bagus adalah yang bikin kita terlena dengan dramanya, dan baru ditampar dengan twist di akhir. film ini dramanya membosankan.

tapi keseluruhan lumayan sih. mungkin agak bosan di satu jam pertama karena cuma cerita rio dewanto kebingungan. tapi setelah ending lumayan terbayar rasa penasaran kita.



Friday, April 24, 2026

Left Handed Girl (2025)

Cinema Inutile

awalnya terasa lambat dan tidak peduli dengan karakternya. setelah tamat menjadi sangat peduli dengan mereka

film yang gelap. meski cuma masalah sehari-hari tapi terasa sangat berat disimak. ada rasa tidak tega menontonnya. 

suka dengan para karakternya yang realistis. juga hubungan antar karakternya yang natural.

paling suka karakter Johnny. cowok miskin tapi menyenangkan dan membuat kita merasa aman.

 

Cinema Inutile

slice of life tentang hubungan ibu-anak perempuan, juga budaya keluarga besar Asia. yang seringnya, ketika kita sedang ada masalah, keluarga besar malah membuatnya menjadi lebih berat karena sulitnya saling memahami.

buat yang merasa hidup sedang banyak masalah. sedang di titik di mana tidak semangat dengan hidup. merasa segalanya salah. sangat rekomen nonton ini.

tidak harus selalu membereskan masalah. tetapi bisa menerimanya, menghadapinya dan tetap menjalani hidup, itu juga hal yang baik.

 


Thursday, April 23, 2026

Zootopia 2 (2025)

Disney

bagus

cerita penyelidikan detektif. menguak konspirasi dalam kota. ada twist. misterinya asik. ringan tapi dikemas seperti film detektif. kita diajak si judy mengumpulkan petunjuk dan merangkainya di akhir.

tidak paham kenapa bisa laris. ini bukan kritikan ya, tapi benar-benar ungkapan heran. maksudnya, ini film berat lho. ada politik dan ngajak berpikir. banyak ngobrolnya. bukan film animasi ringan yang bisa dinikmati semua umur. tapi heran bisa sangat sukses.

 

Disney

ya mungkin anak-anak senang melihat hewan2 sih. kalau aksi dan animasinya emang seru. bahkan konflik terakhirnya juga tegang. konflik yang sampai di ujung tanduk bikin kita berpikir, wah kira2 bakal gimana cara mereka selamat...??? padahal ini cuma disney, tapi bisa setegang itu. dan penyelesaian masalahnya bagus.

lupa referensi apa aja yang muncul. cuma ketemu soal the shining. di film pertama banyak kali referensi.

sangat rekomen. meski awal2 agak boring karena banyak ngobrol.

 


Wednesday, April 22, 2026

Sewu Dino (2025)

MD Pictures


Lumayan. nonton malam-malam agak takut. dramanya tidak sebagus KKN Desa Penari atau Pabrik Gula, tetapi ada detail-detail soal ritual dan konfliknya lumayan menarik.

agak lupa cerita orinya. kayaknya agak beda sih. di cerita asli sepertinya cuma Sri yang menunggu, di film ada karakter tambahan. maaf kalau salah, sudah lupa. waktu baca ceritanya tidak begitu paham, setelah nonton filmnya jadi paham.

untuk teknis, akting dan lain-lain, ya biasa saja. tidak bagus-bagus amat, tetapi berhasil menuturkan cerita dengan baik. paling bagus visualnya. seting di tengah hutan banyak pohon dan kayu dan tanah.

okelah. lumayan buat hiburan. 

 

**


Thursday, April 16, 2026

Dopamin (2025)

StarVision Plus

nonton ini berhari-hari tidak kelar. cuma kuat dicicil buat teman makan. mencoba menghabiskan setengah jam terakhir pun rasanya tersiksa, masih harus sambil buka hp biar gak terlalu ngantuk. cuma penasaran apakah endingnya ada sesuatu. ternyata biasa juga.

konfliknya terlalu fiktif, jadi sulit buat tegang. karena para karakternya bertindak dengan bodoh. akting karakternya terlalu dibuat-buat. dialognya terlalu banyak menjelaskan, menganggap penonton bodoh, kesalahan yang sering terjadi di film indonesia. semua itu bisa dimaklumi jika ini film komedi. tapi gak ada yang bisa bikin ketawa juga.

 

StarVision Plus

contoh ketika si villain muncul. penggambarannya dibuat seolah dia mengintimidasi, dengan bicara dipanjang-panjangkan. tetapi malah jadi fail. ya masak orang jahat datang pakai perkenalan, "kamu tahu siapa saya? saya adalah suruhan si anu. dia bos besar yang berbahaya." wahahaha

coba lihat mike atau si kembar di breaking bad universe. apa mereka datang pakai perkenalan? tidak. mereka langsung bertindak bahkan tanpa bicara. mereka tidak bilang suruhan siapa, atau mereka siapa. langsung datang dan bilang butuhnya apa. kalau dipersulit langsung bunuh.

premis film ini mirip 'no country for old men'. tapi lihat si pemburu (anton) di no country tersebut. dia tidak perkenalan. dia tidak bilang ke penonton dia siapa. si mc juga tidak tahu dia siapa. cukup ditunjukkan adegan dia bunuh orang. dan ketika dia mengejar si mc, langsung jadi horor. penonton sudah tahu dia seram! karena ada adegan dia membunuh orang! itulah the power 'show not tell'.

 lalu ada lagi dialog, "wah nyawa bisa melayang kalau urusan sama bandar narkoba". itu dialog yang tidak perlu! lagi-lagi, cukup tunjukkan saja. lagian penonton juga sudah tahu hal sestandar itu. jangan menganggap penonton bodoh.

 

StarVision Plus

konfliknya juga terlalu mengada-ada. lebih masuk akal jika mereka pindah terus tahu-tahu didatangi si pemburu. lagian mereka cuma ngontrak. setelah nemu uang sebanyak itu dan memotong2 orang ya lebih masuk akal jika pergi tanpa jejak. ganti mobil, ganti model rambut, dll. kecuali jika dia tinggal di rumah peninggalan ortunya, jadi ada motivasi buat menetap.

dan ngapain balik lagi ngecek lokasi mayat & mobil. 

karakter lain dinerf. si penjahat, para polisi. semua dibuat jadi bodoh didepan si mc. gampang banget ditipu. 

untungnya film cuma 90 menit.

kesimpulan. konflik & cerita mungkin bisa dimaklumi. namanya juga film. tapi andai dialognya lebih padat dan banyakin penceritaan visual, ini bisa jadi film yang bagus.

masih heran kenapa banyak film indonesia yang penceritaannya masih menganggap penonton bodoh dan menjelaskan semuanya. dan kenapa produser atau sutradara profesional bisa meloloskan film seperti itu.

 

**

 

Tuesday, April 7, 2026

One Battle After Another (2025)

Warner Bros.

Kekurangan film ini yang bikin tersendat nonton di awal adalah cast Teyana Taylor. Maaf, bukan karena aktingnya jelek, tapi dia bukan tipe yang bisa langsung menarik simpati penonton. Andai karakternya diperankan Zoe Saldana atau Lupita Nyongo'o gitu, pasti bisa menarik sejak awal.

Saya pun menyerah nonton bagian awal. Dan baru lanjut setelah gabut, dan ternyata jadi bagus banget setelah time skip.

 

Warner Bros.

BTW buat yang juga tersendat, kisah Teyana, Sean Penn, dan Leo di awal itu cuma intro aja. Cerita setelah itu adalah Leo udah pensiun dan hidup damai, dan di tengah kedamaiannya itulah Sean Penn tahu-tahu muncul kembali memburu dia. Jadilah film yang full kejar-kejaran tegang dan lucu.

Makanya, andai di awal itu karakter Perfidia diganti dengan cast yang lebih familiar, pasti jadi lebih gampang dinikmati. Seperti Mahersala Ali di 'Moonlight', yang cuma tampil di awal saja tapi bisa menjadi penyegar.

 

Warner Bros.

Setelah lama cuma nonton drakor dan film ringan, dan kembali nonton drama berat begini, langsung kebanting. Akting sekelas Leo, Sean Penn, emang peak, gila banget lah. Meski dengan kontroversinya, akting aktor Hollywood tetap menjadi puncak tertinggi. Gak perlu musik pendukung dan visual estetik. Cuma lewat ekspresi dan dialog aja langsung kerasa emosinya ke penonton. Mereka tidak terlihat sedang berakting.

 

Warner Bros.

Yang mencuri perhatian si Chase Infiniti sih. Keren banget gadis muda bisa ngimbangi Leo & Sean Penn.

Salah satu film terbaik. Wajib nonton buat yang suka film dengan akting, gambar dan emosi yang raw.

 

**


Tuesday, March 10, 2026

A Knight of the Seven Kingdoms - S1

HBO

Saya DNF nonton House of the Dragon. Karena sudah lelah melihat konflik politik GoT. Lalu A Knight of the Seven Kingdoms muncul serasa menjawab pikiran saya, 'Nih, cerita Got tapi bukan tentang politik!'

Dan ini cerita yg bagus bgt! Menceritakan Got universe dari pov berbeda. Jika di Got identik karakternya gak punya hati dan saling bunuh, maka Akotsk karakternya adalah org baik hati & bodoh. Bagaimana dia akan bertahan di dunia Got yg kejam?

 

HBO

 

Sejak awal langsung suka sama karakter Dunk. Ditampakkan bagaimana dia menyayangi kudanya. Langsung khawatir kalau kudanya kenapa2 😣. Ini Got, apa saja bisa terjadi. (Dewa lama dan dewa baru, lindungilah kuda2 Dunk). Lalu muncul karakter Egg, jadilah Dunk & Egg, lagi2 duo pecah seperti biasa terjadi di Got.

 

HBO

Petualangan duo kita pun dimulai. Premisnya sederhana. Dunk adalah ksatria gelandangan yg ingin punya rumah atau pengakuan sebagai ksatria resmi. Maka dia mencoba ikut turnamen dlm usaha membuka pintu rezeki. Tetapi tidak semudah itu ferguso... Dan dalam kesusahannya itulah dia menemukan teman... dan musuh.

 

HBO

Karena Dunk ini orang baik, huhu, sumpah gak tega banget lihat dia dijahatin para bangsawan. Jika di Got, kita cm tegang krn mereka adalah bangsawan yg perang, ya udah lah ya karena mereka berkuasa jadi wajar saling menjatuhkan, tapi di sini, hati kita benar2 diuji, karena karakternya adalah rakyat jelata yg gak tahu apa2, tidak punya apa2, dan ditindas orang berkuasa.

 

HBO

Jadi konfliknya sangat emosional. Gregetan campur sedih. Tapi di lain sisi ada teman2 Dunk yg membuat suasana jadi hangat & bikin terharu.

Ya. Ini hal yg baru! Got punya branding cerita yg kejam tanpa ampun. Tapi di sini jadi cerita yg mengharukan dan bikin trenyuh.

 

HBO

Mgkin bisa dibilang ini Got dengan bumbu anime. Got universe tapi dengan cerita tentang persahabatan & kebaikan hati. Got versi light untuk penonton yg mendambakan cerita yg menyentuh hati.

Baru ini bisa terharu sampai brambangi nonton Got.

 

HBO

Buat penggemar drakor, atau anime, yg mgkin merasa Got boring/terlalu berat krn ngobrol politik mulu, bisa coba nonton Akotsk ini. Durasinya cm 30'/episode. Dan ceritanya ringan+hangat seperti halnya pakem drakor/anime. Menitikberatkan pada hubungan antar karakter dan kebaikan hati manusia. Salah satu series terbaik & wajib ditonton. 🌳🌠

 

HBO

**