![]() |
| Pichouse Films |
Jika nonton ini dengan pikiran kritis pasti akan banyak protes. Tapi jika fokus ke cerita, lumayan bagus sih.
![]() |
| Pichouse Films |
Para tokoh agama dibunuh oleh ninja misterius. Satria, Annisa, bersama para santri lain berusaha berlindung di pesantren mereka, sementara para ustad di tempat mereka pun terbunuh secara misterius oleh kekuatan gaib.
![]() |
| Pichouse Films |
Awal film langsung disuguhi banyak adegan jumpscare dan sound effect yang berlebihan. Alamat film gak jelas nih. Tapi waktu karakter utama keluar dan mulai ngobrol jadi tertarik sama ceritanya.
Film horor yang punya cerita, membangun misteri soal menghilangnya orang-orang dan serangan santet. Seting tempatnya bagus banget. Di daerah tebing dan bangunan-bangunan kayu.
![]() |
| Pichouse Films |
Karakternya tidak begitu kompleks tapi tidak membosankan. Berhasil bikin kita relate dan peduli dengan mereka. Aktingnya juga oke. Terutama Aurora Ribero dan Kevin Ardilova. Dan M. Iqbal Sulaiman sebagai sohibnya Satria.
Praktek santetnya digambarkan dengan bagus. Tidak terlihat asal atau malas dalam membuat adegannya.
![]() |
| Pichouse Films |
Kekurangannya sih terlalu banyak jumpscare yang tidak ngagetin dan penggambaran yang berlebihan. Soal santet dan kesurupan contohnya. Harus banget dibuat berdarah-darah kek film Hollywood.
Padahal kalau dikemas secara gaib bisa lebih realistis. Soalnya ada adegan hantu bu ustadzah yang mengintip dari jendela dan itu serem.
![]() |
| Pichouse Films |
Kesimpulan. Film horor yang punya cerita tapi belum sempurna. Memiliki potensi, namun hanya dijadikan 'film hiburan' yang berdarah-darah dan rame ditonton. Oke sih buat hiburan serem-sereman.
❖






Comments
Post a Comment