Avatar: Fire and Ash (2025)

20th Century Studios

Boleh dibilang TWOW part 2.

Mirip film kedua. Meneruskan perang di film kedua. Tapi drama/cerita lebih bagus, dialog lebih deep, konflik lebih tegang, perang lebih besar.

Di awal langsung ada dialog tentang sains dan kepercayaan. Itu keren banget. Tidak menyangka bisa sedalam itu.

 

20th Century Studios

Villainnya keren. Bener2 bikin gregetan. James Cameron tahu cara menulis villain dengan benar.

Kekurangannya, lemah di ending. (Pasti ini yg bakal diserang 'kritikus') 

Saya sih oke aja. Toh 3 jam bener2 dibikin melek. Sampai ke toilet 2x lari2 di koridor biar tidak ketinggalan banyak.

Lebih suka ini dibanding film kedua. Tapi film kedua menang adegan kapal tenggelam yang epik.

 

20th Century Studios

Neytiri, Varang, Jake, Miles, keren semua aktingnya 🔥🌋.

Di film kedua Zoe Saldana yang paling menonjol. Kali ini hampir semuanya bagus.

 

20th Century Studios

Pujian untuk Oona Chaplin yang benar-benar jadi pembeda. Kehadirannya bikin filmnya tambah greget. Karakternya ditampilkan dengan sangat alami.

Saya masih bisa melihat Kate Winslet dalam karakter Ronal, masih bisa melihat sosok manusia dari Tonowari, tetapi Varang, dia benar-benar terlihat sebagai penghuni Pandora asli.

Bisa jadi dia akan masuk nominasi. Jika benar begitu harusnya Zoe Saldana juga sih. Bikin merinding setiap kedua wanita ini muncul.

 

20th Century Studios

Banyak yang ngeluh filmnya ngelag, atau frame drop. Entah yang mereka maksud HFR 'dual fps' khas Avatar atau emang beneran eror. Karena lihat beberapa rekaman di sosmed ada yang filmnya terlihat gerakannya terlalu cepat. Entah itu hasil editan, tangkapan kamera yang kurang bagus, atau memang eror.

 

20th Century Studios

Heran juga sama yang bilang filmnya boring di awal. Like... Whattt? Apa kita menonton film yang sama? Padahal act 1 dan 2 sangat tegang. Langsung dikasih perang udara dan adegan kejam. Enggak ada yang bosenin di film ini.

 

20th Century Studios

Kesimpulan. Wajib nonton di 3D. Rekomen XXI, kalau bisa IMAX. Karena baca-baca banyak masalah di jaringan bioskop sebelah.

Film kedua saya ngantuk nonton yang 2D, tapi setelah nyoba yang 3D jadi melek terpukau sampai akhir.

 

20th Century Studios

Di 2D, adegan nyemplung air ya cuma kita lihat mereka nyemplung air. Di 3D kita bisa merasakan genangan air di depan mata, kotoran-kotoran yang beterbangan, dsb. Itu hanya bisa ditemukan di film Avatar dan di bioskop.

Avatar adalah puncak teknologi perfilman. Seperti merasakan ponsel yang paling canggih, tivi yang paling baru. Jadi selagi ada kesempatan, gas ke bioskop dan rasakan pengalamannya.

Tidak cukup nonton sekali. 

 


Comments