One Battle After Another (2025)

Warner Bros.

Kekurangan film ini yang bikin tersendat nonton di awal adalah cast Teyana Taylor. Maaf, bukan karena aktingnya jelek, tapi dia bukan tipe yang bisa langsung menarik simpati penonton. Andai karakternya diperankan Zoe Saldana atau Lupita Nyongo'o gitu, pasti bisa menarik sejak awal.

Saya pun menyerah nonton bagian awal. Dan baru lanjut setelah gabut, dan ternyata jadi bagus banget setelah time skip.

 

Warner Bros.

BTW buat yang juga tersendat, kisah Teyana, Sean Penn, dan Leo di awal itu cuma intro aja. Cerita setelah itu adalah Leo udah pensiun dan hidup damai, dan di tengah kedamaiannya itulah Sean Penn tahu-tahu muncul kembali memburu dia. Jadilah film yang full kejar-kejaran tegang dan lucu.

Makanya, andai di awal itu karakter Perfidia diganti dengan cast yang lebih familiar, pasti jadi lebih gampang dinikmati. Seperti Mahersala Ali di 'Moonlight', yang cuma tampil di awal saja tapi bisa menjadi penyegar.

 

Warner Bros.

Setelah lama cuma nonton drakor dan film ringan, dan kembali nonton drama berat begini, langsung kebanting. Akting sekelas Leo, Sean Penn, emang peak, gila banget lah. Meski dengan kontroversinya, akting aktor Hollywood tetap menjadi puncak tertinggi. Gak perlu musik pendukung dan visual estetik. Cuma lewat ekspresi dan dialog aja langsung kerasa emosinya ke penonton. Mereka tidak terlihat sedang berakting.

 

Warner Bros.

Yang mencuri perhatian si Chase Infiniti sih. Keren banget gadis muda bisa ngimbangi Leo & Sean Penn.

Salah satu film terbaik. Wajib nonton buat yang suka film dengan akting, gambar dan emosi yang raw.

 

**


Comments